Saat Pasar Jadi Tujuan Orang Desa dari Kota

Kabandungan-Halimun|Kotahujan.com-Lebaran tinggal 1 hari lagi, seluruh masyarakat makin rajin menyongsongnya dengan berbagai persiapan. Salah satu yang tak terbantahkan adalah semakin rajinnya mereka ke pasar. Pasar menjadi pusat interaksi warga untuk persiapan lebaran mereka,pasar juga menjadi ajang unjuk hasil yang didapat beberapa warga yang kerja di kota. Lihat saja bagaimana pasar yang sehari-harinya tak pernah sepi, semakin ramai jelang Ramadhan berakhir. Seperti halnya laporan kotahujan-Halimun (Absolute) Rabu (8/9) lalu di pasar Senen, Kecamatan Kabandungan, kaki gunung Halimun

Pasar Senen yang berlokasi di Kecamatan Kabandungan menjelang lebaran sesak oleh pembeli. Pasar ini rutin di buka hanya tiap hari senin, dari jam 06.00 WIB sampai jam 11.00 WIB. Pasar ini-pun menjadi pasar alternative terlaku dan terlengkap di di kampung itu. Pengunjung pasar ini berasal dari Desa Kabandungan, Tugu Bandung, Mekarjaya, Cianaga, Cipeuteuy dan Cihamerang. Pedagang yang menjajakan barang kebutuhan sandang, papan dan pangan tersebut berasal dari pedagang lokal dan pedagang dari pasar Cibadak, Cicurug, Parungkuda bahkan Sukabumi.

Selain dipadati pengunjung yang berniat membeli barang kebutuhan rumah tangga, pasar ini dijadikan tempat nongkrong oleh kaum muda-mudi kampung. Mereka bercengkerama satu sama lain di pinggiran lapang sepak bola yang lokasinya bersebelahan dengan pasar, tak jarang diantara mereka bertemu dengan teman lama yang sudah puluhan tahun tak bersua. Ada juga yang kebetulan ketemu dengan teman baru yang baru pulang kerja dari kota, sebut saja Si Syawal.

Menurut Beni Affandi, tongkrongers yang dijumpai Kotahujan-Halimun. Si syawal ini biasanya kelihatan menarik dan sedikit kinclong dengan warna kulit putih, maklum udara di kota panas, beda dengan kita yang karena udaranya dingin dan lembab jadi kulit kita hitam

Kerja ke kota adalah pilihan yang banyak diminati kaum muda. Pilihan ini mereka ambil karena sudah tidak mau lagi bermain dengan cangkul dan golok. Mereka rela jadi pembantu rumah tangga atau tukang kebun orang kaya di kota, padahal mereka memiliki orang tua atau saudara untuk di bantu, dan juga ada kebun untuk di urus.

Mereka yang berniat kerja di kota biasanya lulusan SD dan SMP. Beragam alasan mereka pergi ke kota. Namun dengan alasan membantu perekonomian keluarga tak jarang ada yang harus putus sekolah. Lahan pertanian yang luas tidak dijadikan modal untuk menunjang kebutuhan hidup. Terkadang untuk mendapatkan uang para orang tua mereka memilih untuk menjual lahannya kepada orang kota, meski ironisnya mereka menjadi penunggu kebunnya. Pelajaran bertani yang diwariskan nenek moyang-pu perlahan pudar dan nyaris tidak ada lagi generasi muda penerus kedaulatan di tanah miliknya. Maklum saja kini pekerjaan sebagai petani dianggap hina. Akibatnya daripada gengsi jadi petani, kalaupun tidak pergi kota generasi muda Kabandungan memilih untuk bekerja sebagai pengojek. Meski harus di kejar-kejar setoran bulanan untuk kredit motornya. Tidak sedekit demi profesi ojek bermotor, banyak yang rela menjual lahan tanah untuk membeli motor atau hanya sekedar cukup untuk DP motor tersebut.

Kerja di kota untuk membantu perekonomian keluarga mereka buktikan saat mengunjungi pasar. Bersama-sama dengan orang tua atau saudaranya, mereka membeli barang kebutuhan hari raya. Banyak yang menghabiskan uang hasil kerja setahun di kota untuk memenuhi keperluan keluarga selama sehari. Situasi ini tentu kian tak nyaman jika kerja setahun mereka menguap begitu saja, seperti halnya seorang pemuda yang baru tiba di kampung dan dompetnya hilang saat naik ojek dari terminal Cipeuteuy menuju rumahnya. Dengan wajah muram dan mata berkaca dia menerangkan dompet dan isinya kepada anggota Persatuan Ojek Cipeuteuy POC), sayang tidak ada satupun yang tahu keberadaan dompet tersebut. (Absolute)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: