"Hujan Meteor" bernuansa Post Rock dan Psychedelic di Room Bogor

Meskipun piala dunia 2010 Afsel sedang berlangsung langsung tanding partai Uruguay dan Korea Selatan tetapi tidak mengurangi kesenangan dan kenikmatan gelaran “hujan meteor” yang bertabur aroma post rock dengan sajian nuansa futuristic dan psychedelic bersama penampilan Adopta, Eyeliner, Zeke Khazeli, Under the Big Bright Yellow Sun dan Bibir Merah Berdarah serta Reid Voltus malam Minggu 26/ 7 di Room Bogor.

Gelaran bertempat di RooM Bogor (Kedai Baca & Sanggar Baroedak), Jl. K. H . Achmad Sobana, Tegal Gundil, Bogor tersebut berakhir pukul 12:00 an menampilkan penampilan spesial Zeke Khazeli yang pada kesempatan tersebut juga memperkenalkan single terbarunya.

Aroma eksperimen dalam kemasan post rock dan futuristic dan psychedelic menjadi bumbu berkarakter kuat malam itu. Karakter delay dan over drive juga menjadi karekteristik Adopta yang malam itu juga memberi warna tersendiri pada atmosfer room.

Begitu juga dengan Eyeliner dengan karakter looping dan beat futuristik dan eksperimen menambah meriah Room malam itu.

Zeke Khazeli yang menyebutkan dirinya diundang dari pesan-pesan bernuansa cosmic yang didapat dari dunia maya untuk datang secara khusus ke Room Bogor.

Pada kesempatan ini “Pipis di celana” yang merupakan bagian dari materi single terbaru Zake tersebut menginspirasikan kesenangan masa perkembangan anal anak dengan situasi kekinian dibawakan malam itu. Zeke menyerahkan kembali penafsiran pesan Pipis di celana tersebut kepada audience malam itu.

Under the Big Bright Yellow Sun yang sengaja datang dari Bandung memberikan kenikmatan tersendiri meskipun tanpa didukung dengan tata suara ideal yang mumphuni.

Malam itu Reid Voltus dengan kejenakaan dan warna penolakan kemapanan ikut disajikan seakan tidak ingin meninggalkan balutan grunge menjadi karakter khas band tersebut.

Hujan meteor di Room malam itu merupakan agenda tetap kegiatan Room, jelas Bounchi Yoska yang merupakan penyelenggara kegiatan ini. Kedepan gelaran akan dengan balutan eposode pop/ E Pop menjadi tema gagasan gigs komunitas indie Bogor. Rencanya juga agenda kegiatan tersebut mengundang simpul-simpul indie musik dari beberapa kota disekitar Bogor, seperti Bekasi Jakarta Tanggerang dan Bandung.

Dengan arahan duo MC Fatkay dan Melati dari 1001 Buku tercatat ada 21 pendukung acara pada kesempatan tersebut. Mereka adalah; Jangan Marah Records; Black Morse; Demajors; RooM Bogor; Kampoeng Bogor; KALAM Tegal Gundil; Sanggar Baroedak; Korek Api Music Movement; Tuesday Ceremony; Support Your Local Movements ; Kotahujan Berpetir; Kotahujan.com; BT Radio; F Magz; Invert Digital Magazine; Gigsplay.com; GlitzSide Webzine; uncluster.com; 1001 Buku, dan Hujan Records.

Influence dan unsur yang tidak lekang oleh zaman dan terekat erat di peradaban menjadi momen dan refleksi dari keberadaan industri kreatif musik dan konten di Bogor. Warna dan unsur baru serta pemikiran-pemikiran absurd yang bisa jadi sangat relevan dengan kondisi terkini, dapat menjadi nilai tambah dari referensi untuk bahan refleksi dan batu loncatan era kedepan.

Sampai jumpa di episode pop Bogor bulan depan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: