Siswa SMK Tri Dharma 2: Pengalaman Dilempar Sampah Saat Mulung Ciliwung

Perlakuan manusia terhadap sungai, khususnya sungai Ciliwung mendapat tanggapan dari siswa SMK Tri Dharma 2 Kota Bogor. Perilaku membuang sampah di sungai masih saja hinggap di masyarakat, padahal didekatnya sudah tersedia tempat sampah. Melihat kondisi inilah para siswa itu ikut turun aktif memulung sampah sungai Ciliwung. Aksi mereka merupakan ajakan peduli sungai dengan memberikan contoh secara langsung, agar masyarakat tidak membuang sampahnya ke kali (sungai). Jika seusia mereka saja bisa, kenapa yang lain tidak. Demikian ungkapan Rizky dan Iskandar, ketika ditemui saat aksinya bersama komunitas peduli Ciliwung (KPC).

Menurut kedua anak SMK itu, sampah jangan di buang ke sungai. Toh yang rugi juga manusianya sendiri. Aksi mulung yang dilakukan pada sabtu (5/12) lalu itu merupakan bagian agenda rutin mulung sampah Ciliwung oleh KPC. Keduanya merespon positif kegiatan mulung ini. Melalui kegiatan ini mereka bisa mendapatkan pengalaman unik, dimana mereka saksikan sendiri arogansi manusia (masyarakat) yang tetap membuang sampah kesungai. Meski sungai saat itu sedang dibersihkan. Sepertinya sudah tidak ada rasa malu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: