Berubah Trayek; Berubah Pendapatan


Bogor 27/09/2009
Salah satu dampak perubahan tidak diperkenankannya bus-bus antar kota dari terminal Baranang Siang Bogor menurunkan penumpang di depan UKI – Cawang pada yang masyarakat berfrofesi sebagai penyanyi jalanan atau yang lebih dikenal dengan pengamen mengalami perubahan tingkat pendapatan.

Hingga saat pengamen mereka hanya dapat mengawal kereta hingga jalan baru di Pasar Rebo, arah menuju Kampung Rambutan. Kemudian untuk mencapai ke Bogor naik patas Mayasari 06 terlebih dahulu. Hal ini membuat rute mereka harus berputar dan berganti kendaraan terlebih dahulu untuk mencapai Grogol lalu menuju Bogor kembali.
Berubahnya pendapatan pengamen ini berbeda saat bis Bogor menuju Jakarta diperkenankan menurunkan penumpang di UKI Cawang. Dahulu pengamen hanya perlu mengawal bus dari Bogor hingga UKI cawang, kemudian kembali ke Bogor menunggu bis dari UKI Cawang yang menuju ke Bogor.
Masyarakat Bogor yang bekerja di Jakarta akhirnya menggunakan transportasi massal lain seperti kereta api untuk menuju tempat kerja.
Sulis salah satu pengamen Bogor menyebutkan Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta menganggap angkutan antar kota (akab) membuat kemacetan dan kesemerawutan di Jakarta. Sehingga bus dari Bogor tidak lagi bisa menurunkan penumpang di UKI Cawang.
ganti tuk paragraf seterusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: